Kamis, 09 Februari 2012

KANGEN. KANGEN. KANGEN

KANGENNNNNNNNNNNNNN BANGETTTTTTTTTTTTTTTTT SAMA YG NAMANYA..............................


ANNISAAAAAAAAAAAAAA MAGHFIRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
T_T

Read More......

Rabu, 25 Januari 2012

Artikel yang bagus nih!

sumber: catatankoas.blogspot.com

MEMILIH JADI DOKTER

Catatan: Ini adalah permenungan yang dituliskan oleh dr. Aditya Putra, yang kemarin dibacakan oleh dr. Alex Kusanto dalam pidatonya saat Sumpah Dokter FKUAJ Periode II/2011. Semoga bisa menjadi permenungan yang baik bagi para dokter.

Rekan sejawat yang terhormat..

Jika Anda ingin menjadi dokter untuk bisa kaya raya, maka segeralah kemasi barang-barang Anda. Mungkin fakultas ekonomi lebih tepat untuk mendidik anda menjadi businessman bergelimang rupiah. Daripada Anda harus mengorbankan pasien dan keluarga Anda sendiri demi mengejar kekayaan.

Jika Anda ingin menjadi dokter untuk mendapatkan kedudukan sosial tinggi di masyarakat, dipuja dan didewakan, maka silahkan kembali ke Mesir ribuan tahun yang lalu dan jadilah fir’aun di sana. Daripada Anda di sini harus menjadi arogan dan merendahkan orang lain di sekitar Anda hanya agar Anda terkesan paling berharga.

Jika Anda ingin menjadi dokter untuk memudahkan mencari jodoh atau menarik perhatian calon mertua, mungkin lebih baik Anda mencari agency selebritis yang akan mengorbitkan Anda sehingga menjadi artis pujaan para wanita. Daripada Anda bersembunyi di balik topeng klimis dan jas putih necis, sementara Anda alpa dari makna dokter yang sesungguhnya.

Dokter tidak diciptakan untuk itu, kawan.

Memilih menjadi dokter bukan sekadar agar bisa bergaya dengan BMW keluaran terbaru, bukan sekadar bisa terihat tampan dengan jas putih kebanggaan, bukan sekadar agar para tetangga terbungkuk-bungkuk hormat melihat kita lewat.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengabdian. Mengabdi pada masyarakat yang masih akrab dengan busung lapar dan gizi buruk. Mengabdi pada masyarakat yang masih sering mengunjungi dukun ketika anaknya demam tinggi.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan empati, ketika dengan lembut kita merangkul dan menguatkan seorang bapak tua yang baru saja kehilangan anaknya karena malaria.

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kemanusiaan, ketika kita tergerak mengabdikan diri dalam tim medis penanggulangan bencana dengan bayaran cuma-cuma.

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan kepedulian, saat kita terpaku dalam sujud-sujud panjang, mendoakan kesembuhan dan kebahagiaan pasien-pasien kita.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan berbagi, ketika seorang tukang becak menangis di depan kita karena tidak punya uang untuk membayar biaya rumah sakit anaknya yang terkena demam berdarah. Lalu dengan senyum terindah yang pernah disaksikan dunia, kita menepuk bahunya dan berkata, “Jangan menangis lagi, pak, Insya Allah saya bantu pembayarannya.”

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan kasih sayang, ketika dengan sepenuh cinta kita mengusap lembut rambut seorang anak dengan leukemia dan berbisik lembut di telinganya,”dik, mau diceritain dongeng nggak sama oom dokter?”

Memilih jalan menjadi dokter adalah memilih jalan ketegasan, ketika sebuah perusahaan farmasi menjanjikan komisi besar untuk target penjualan obat-obatnya, lalu dengan tetap tersenyum kita mantap berkata, “maaf, saya tidak mungkin mengkhianati pasien dan hati nurani saya”

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan pengorbanan, saat tengah malam tetangga dari kampung sebelah dengan panik mengetuk pintu rumah kita karena anaknya demam dan kejang-kejang. Lalu dengan ikhlas kita beranjak meninggalkan hangatnya peraduan menembus pekat dan dinginnya malam.

Memilih menjadi dokter adalah memilih jalan terjal lagi mendaki untuk meraih cita-cita kita. Bukan, bukan kekayaan atau penghormatan manusia yang kita cari. Tapi ridha Allah lah yang senantiasa kita perjuangkan.

Read More......

Saat aku merasa takut dan cemas

Aku takut, blok keluhan berikut sudah aku lewati:

1. hemopoeitik dan limforetikular
2. respirasi
3. kardiologi
4. digesti
5. neuropsikiatri
6. neurosensoris dan integumentum
7. muskuloskeletal
8. endokrin dan metabolisme
9. uropoietik

Aku takut, seolah blok keluhan tersebut hanya kulewati, kulalui begitu saja, tanpa aku resapi
Aku takut, rasanya aku tak mampu menghapal setiap detail, dari gejala dan tanda, pemeriksaan fisik dan penunjang, diagnosis banding, diagnosis, etiologi, patogenesis, epidemiologi, komplikasi, dan yang terpenting terapi
Aku takut, terkadang aku ini langsung pucat begitu saja saat melihat darah darah itu
Yaa Rabb, sungguh aku takut
Aku takut, bagaimana nanti kehidupan koass, bagaimana nanti saat aku menghadapi kasus kegawatdaruratan
Sungguh aku takut, bagaimana nanti? bagimana nanti? bagaimana nanti?


Kemudian...tiba tiba ada satu bisikan...
Andita Putri, untuk apa kamu takut atas sesuatu yang belum terjadi?bukankah katamu sendiri, mengkhawatirkan sesuatu yang belum terjadi adalah sebuah kesia-siaan dalam diri
Kamu tidak takut yaa jika seandainya Alloh memanggilmu sebelum kejadian-kejadian yang kamu takuti itu terjadi?
Kalaupun Alloh memanggilmu sebelum masa depan yang kamu cemasi dan kamu takuti itu, toh untuk apa kamu takut dan cemas sayang?
Jadi yang manakah yang lebih kamu takuti?


Ya Rabb
Dan kusadari aku adalah makhluk yang lemah di hadapan-Mu
Engkau yang selalu membantu hamba selama ini
Apa yang aku dapatkan, aku miliki, dan aku jalani sekarang ini hanyalah titipan dari-Mu semata
Berawal dari-Mu dan kembali pada-Mu
Harusnya tak perlu kurisaukan lagi atas hal-hal duniawi yang aku takuti
Tak perlu aku stres menyalahkan diri ini jika kenyataan tak sesuai harapku padahal aku sudah berusaha keras
Karena,
Tidak semua yang baik menurutku baik dihadapan Alloh, tidak semua yang aku inginkan aku dapatkan
Alloh lebih tahu yang terbaik untukku
Jadi untuk apa lagi aku risau dan galau
Karena Alloh sudah mempersiapkan masa depan yang indah itu
Tugasku kini harusnya mempersiapkan diri untuk kembali pada-Mu dan menuruti segala perintah-Mu
Berbuat baik dan berusaha sepanjang yang aku bisa

Terima kasih Alloh
Aku tak akan pernah kecewa saat menggantungkan semua hal kepada-Mu
Ya Rabb, bimbinglah aku menuju jalan-Mu

Read More......

Selasa, 17 Januari 2012

Senin, 16 Januari 2012

:)

Saat ujian blok berlangsung. "errrrr,ada ini aku baca,di slide dokter ini,tapi apa yaa aku lupa!" --" >>>itu adalah contoh mahasiswa yang belajarnya SKS alias sistem kebut semalam.

Bagaimana bisa hapal kalau cuman baca slide 2 kali doang? Mana bisa hapal kalau baca slide kayak screening? Mana bisa hapal kalau sekedar dibaca tapi gak dipahami? Mana bisa paham kalau kamu gak suka dan cinta?

Ada apa dengan kata suka dan cinta????? (eittttzz,jangan mendadak galau pembaca --")

Ternyata pengertian cinta sesungguhnya adalah CINTA ITU KEKUATAN!!!

Nah, coba kalau seseorang yang kamu suka ada sms, pasti smsnya kamu simpen dan gak mau kamu hapus kan? Pasti kamu hapal kan isi smsnya?bahkan sms yang udah berbulanbulan lamanya... Jadi bisa ditarik kesimpulan, bahwa harus ditumbuhkan rasa suka dan rasa cinta yang mendalam kepada:

1. Tumpukan slide
2. Bahan bahan kuliah lah pokoknya

Karena cinta adalah kekuatan. Karena kamu cinta kamu peduli. Karena kamu cinta kamu jadi rajin. Dan karena kamu cinta kamu akan selalu ingat.

Ecieeeeeeeehhhh, kalau ditanya bagaimana caranya supaya bisa jatuh cinta sama itu slide, jujur gak tahu deh, setiap orang punya caranya masing-masing :)
saya juga belum bisa jatuh cinta sama itu slide TT

Read More......

kerjaan selepas ujian di blok Uropoietik :D

Read More......

Senin, 09 Januari 2012

TERUS MELANGKAH. APAPUN RINTANGAN ITU. HADAPI. TAK APA JIKA KAMU JATUH. ARTINYA KAMU HARUS BANGKIT DAN LANJUTKAN PERJALANAN. SAAT KAMU TERJATUH DAN KAMU BERHASIL UNTUK BANGKIT, ITU ADALAH SUKSES PRIMER. SAAT KAMU BERHASIL, ITU ADALAH SUKSES SKUNDER!
SEMANGAT YA!

Maafkan aku...

Read More......

Minggu, 27 November 2011

Selamat tahun baru 1433 H. Inilah tahun baru sesungguhnya. Semoga ingat. Mari berhijrah. Menuju lebih baik. Kombinasikan usaha dan doa. semangat!

Read More......

Jumat, 18 November 2011

aku ingin mencintaimu dengan sederhana-dengan kata yang tak sempat diucapkan-kayu kepada api yang menjadikannya abu

aku ingin mencintaimu dengan sederhana-dengan isyarat yang tak sempat disampaikan-awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

(Sapardi Djoko Damono)

Read More......

Kamis, 03 November 2011

intermezzo :)

“Alasan kenapa seseorang tak pernah meraih cita-citanya adalah karena dia tak mendefinisikannya, tak mempelajarinya, dan tak pernah serius berkeyakinan bahwa cita-citanya itu dapat dicapai”

#di tengah beban amanah, galau akademis, dan padang masalah.

pasti bisa!


Read More......

aku suka kamu, tak seperti saat aku bersama dia :D

Saat aku bersama dia yang dulu (sebut saja Mr. A), sebenarnya ada rasa yang mengganjal, pantaskah aku memilikimu? Aku merasa belum pantas, sangat jauh dari pantas untuk mendampingimu, namun karena kamu telanjur menerimaku, akhirnya terpaksa aku jalani hidup bersamamu, tak ada yang lain, seolah dunia hanya milik kita berdua. Awalnya aku senang, aku semangat tiap kali bertemu denganmu. Tapi, lama lama sungguh aku merasa jika kamu bukanlah untukku. Kita tak cocok. Jika ada seseorang yang menanyakan tentangmu dan bagaimana kamu, kadang aku tak bisa menjawabnya, aku tahu, tapi terkadang aku lupa. Oh, begitu mudahnya aku melupakanmu. Kuakui kadang aku tak terlalu memedulikanmu karena cita-citaku tak ingin hidup dan berkutat denganmu di masa depan, tapi aku tetap care denganmu, tetap aku hadir untukmu. 1 Tahun 1 bulan, akhirnya aku berpisah denganmu. Entah kenapa aku merasa bahagia, aku lega, berpisah denganmu memang bukanlah jaminan jika aku bebas. Aku terikat padamu. Masa laluku bersamamu, mau tak mau masih banyak dan pasti akan ada yang mengungkitnya lagi.

Berpisah dengan Mr. A membuat aku merasa kesepian, sungguh sepi. Tak ada lagi yang memberikan aku perhatian. Tiba tiba ada Mr. M, dia menarik, aku ingin mengetahui dan bahkan aku ingin meneliti si Mr. M ini, aku ingin mengenalnya lebih dalam. Kucoba mendekati Mr. M. Di tengah masa pendekatan bersamanya, tiba-tiba Mr. F hadir. Oh dia Mr. F, aku menyukaimu jauh sebelum aku menjadi seorang mahasiswa. Sejak SMA aku menyukainya, kuliah aku bertemu Mr.F lagi. Aku ingin memilikinya, namun Mr.F itu awalnya aku kira dia sombong dan tak ingin jika mahasiswa semester 5 seperti aku yang memilikinya, Mr. F aku rasa lebih menyukai mahasiswa tingkat atas yang lebih dewasa, bukan yang manja seperti aku. Saat memandang Mr.F aku seolah merasa tak terlalu memperdulikan Mr.M. Maafkan aku, bukan maksud meninggalkanmu, Mr.M pun sepertinya tak bisa menerimaku, namun aku tetap menjalin hubungan kerjasama dengan Mr.M, hanya kerja sama tak lebih dari itu.
Aku hanya ingin memiliki Mr.F. Aku tahu memiliki dia yang aku sayang tak semudah membalik telapak tangan, berbagai ujian nyaris membuat aku ciut tak percaya diri dalam usaha mendapatkan Mr.F. Saat aku merasa takut jika Mr.F tak menerima aku, aku mulai mencoba berpaling ke Mr.P, meskipun dalam hati ini terus berdoa agar aku bisa bersama Mr.F.

Hari itu, datang sebuah sms mengejutkan, Mr.F mengajak untuk bertemu dan dia ingin mengenalku lebih jauh. Betapa senangnya hatiku. Aku langsung menerima ajakannya. Seusai bertemu dengannya, akhirnya kami sepakat, aku kini telah bersamanya.

Beberapa hari kemudian, datang kabar bahwa Mr.P ternyata juga ingin mengenalku lebih jauh. Oh maafkan aku Mr.P, sepertinya kita hanya sebatas teman saja, tak lebih, aku tak bisa mendampingimu. Aku sudah telanjur berjanji, susah senang sehidup semati bersama Mr. F. Aku tak ingin menyia-nyiakan Mr.F.

Mr. F, kau memberikan banyak pelajaran dan pengalaman kepadaku. Terima kasih. Satu hal yang pasti, aku benar-benar jatuh hati padamu, perasaan yang kualami sekarang denganmu sungguh tak sama saat bersama dengan Mr. A itu.
Semoga kita bisa selalu bersama.
^_____^

Keterangan:
A=anatomi, saat aku dulu menjadi asdos anatomi.
M=mikrobiologi, saat aku mendaftar menjadi asdos mikro, namun tidak diterima
P=parasitologi, saat aku diterima asdos di bagian itu, namun aku mengundurkan diri karena sudah ada dia yang lebih dulu menerimaku.
F=fisika/fisiologi. Dia dia dia, yang aku tunggu :) sekarang aku akan berusaha menjadi seorang asdos fisio yang baik dan bertanggung jawab.

Begitulah ceritaku. Yang jelas, jangan pernah menganggap asdos itu wah, asdos itu yang paling pinter dan mengira asdos itu tahu semua hal. Asdos kadang baru belajar malamnya loh saat besoknya mau praktikum,hehehee. Semua mahasiswa bisa dan pantas menjadi asdos, masalahnya hanya terletak pada kemauan dan kesanggupan. Sekali lagi kembali ke niat.

Kata salah seorang dosen, nanti dokter itu akan mempunyai 3 tipe:
1. Dokter Praktek
2. Dokter Peneliti
3. Dokter Pendidik

Yang manakah yang kamu pilih? ^^ Saya memilih no. .......... (adaaaa dehh:p)

Read More......

Kamis, 27 Oktober 2011

Sedang mencari ide

kemana kah dirimu ide? aku butuh kamu! sekarang! -_____________- huwaaaaaa huwaaaaa

#postingan paling gak penting

Read More......

Kamis, 06 Oktober 2011

intermezzo :)

nahkoda handal lahir setelah melalui badai yang besar.
terima kasih. aku sangat bahagia saat engkau berbagi pengalaman dan artinya engkau kemungkinan besar sedang baik-baik saja dan itu cukup menenangkan kekhawatiran. tapi aku tak ingin mengganggu lebih lama. berjuanglah! semua berawal dari mimpi ^^

Alloh pasti memberikan yang terbaik untuk kita. kuncinya adalah YAKIN.

Read More......

JANJI

Flashback, pagi tadi seusai kuliah, dr. Z tiba-tiba menanyakan apakah janji dokter itu? Saya duduk nomor 3 dari depan dan diujung, posisi yang dekat banget dengan beliau, sontak saya berbicara pelan (iyaaa,saya selalu pelan --") "belajar seumur hidup...." Eh,ternyata beliau mengetahui komat-kamit saya yang gak jelas. "Iya,apa kamu?"beliau bertanya ke saya. Karena waktu disuruh menyebutkan, suara saya pelan (lagi), beliau pun meminta saya berdiri, menghadap ke belakang, dan mengucapkan janji dokter tersebut dengan nyaring. Agak malu, tapi saya beranikan diri, hingga akhirnya terucap
"BELAJAR SEUMUR HIDUP!!!!"
(dengan suara "ehem" nyaring,tapi masih kurang nyaring, sebenarnya saya bisa lohh teriak lantang, BISAAAA! tapi sungkan --")

Janji itu, terpatri di hati. Dan tertempel di dinding kamarku :) ya, sudah sejak 4 bulan yang lalu aku memasang semboyan itu di dinding kamar. Sebagai pengingat dan motivasi tentunya :) makanya aku tahu saat dokternya bertanya,hehehhehe, saya malu dok --" tapi saya bangga telah mengingatkan saudara-saudara saya akan janji kami (cieeeeeeeeee,uhukkkk :p)

Semakin lama, semakin tak jelas catatan saya. Baiklah saya akhiri saja, salah khilaf mohon maaf. Ohya, ada 1 semboyan lagi yang tertempel di dinding kamar, yang saya suka:
"Jangan Membahayakan Pasienmu hanya karena Malas Belajar!"
jleb. jleb. jleb.

Meskipun banyak kata-kata motivasi menghantui, jujur saya pun terkadang futur, kadang ada rasa malas, gak bersemangat. Hmmm,kembali ke NI.......AT........... NIAT NIAT.

#gara gara belajar seumur hidup saya jadi bahan hapakaaan cemaaan ceman --" hohoooo

Read More......

Jumat, 30 September 2011

Pahlawan di Balik Layar

Bila kalian pernah berkunjung ke Mesjid Kampus, yang letaknya tak jauh dari gedung Fakultas Kedokteran UNLAM Banjarbaru, cobalah perhatikan. Kalian akan menemui sosok-sosok perempuan dengan jilbab yang lebar. Kemudian akan terlihat pula kumpulan lelaki yang duduk bersila dan tampak serius, beberapa dari mereka ada yang berjanggut, maka aku adalah salah satu dari kumpulan lelaki yang biasa disebut ikhwan, sebutan yang aku rasa telah mengalami penyempitan.

***

“Tidak bisa! Silakan kamu keluar!”

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Aku yang sedari tadi duduk kaku menahan gugup, takut, penuh harapan, kini seolah tak dapat berbuat apa-apa. “Ya Rabb tolong hamba.” batinku. Kukumpulkan kembali puing-puing semangat dan keberanian.

“Maaf sebelumnya Pak, apakah Bapak masih bisa mempertimbang…”

“Cukup!”

Tak sempat kuselesaikan, Pak Nurdin begitu cepat mengambil alih kendali.

“Saya tidak setuju dengan alasan Pendidikan Agama sudah termasuk mata kuliah yang wajib diambil setiap mahasiswa. Kalau kalian ingin membuat kajian Islam intensif umum yang sifatnya wajib untuk mahasiswa muslim, itu sama saja mubazir!” lontar Pak Nurdin lantang.

“Baik Pak, terima kasih.” jawabku singkat. Jujur,aku malas berdebat dengan beliau. Posisi beliau yang tercatat penting membuat aku enggan seolah tak ingin mencari masalah.

“Silakan kalian membuat kajian seperti itu. Toh selama ini, saya tidak pernah kan melarang kajian Islam yang diadakan KSI. Perlu ditekankan, kajian Islam itu sifatnya wajib untuk yang anggota KSI saja. Kecuali semua mahasiswa di kampus ini anggota KSI, baru saya ijinkan. Ha ha ha ha. Dipikir semua orang suka apa ikut kajian. Sana keluar! Saya sibuk.” ucap beliau sembari tersenyum sinis.

“Iya Pak. Assalamu`alaikum.” kuucapkan salam sembari keluar dari ruangan ber-AC ini.

***

“Hei. Akh Rija…”

Sayup-sayup kudengar ada yang memanggil namaku. Pasti seorang Ikhwan. Jelas saja, dia memanggil dengan sebutan Akh. Sebutan yang seolah hanya milik kelompok Ikhwan saja. Mahasiswa biasa yang bukan aktivis, seakan tak berhak menyandang gelar Akhi Ukhti. “Ck ck ck ck. Salah besar.” gumamku.

“Assalamu`alaikum.” salam seseorang sambil menepuk pundakku.

“Wa`alaikumussalam.” jawabku sambil menoleh. “Akh Fariz. Yang tadi memanggil ya? Afwan akh.”

“Santailah. Ada apa Akh? Nampaknya antum begitu lesu?”

“Begini akh, proker kaderisasi ana, kajian Islam intensif umum yang ana usulkan wajib dan dimasukkan dalam mata kuliah Agama, ternyata tidak disetujui oleh Pak Nurdin.”

“Inna lillah. Sabarlah Akh, Kita pasti akan berhadapan dengan beragam cobaan sebagaimana para dai generasi sebelumnya sejak Rasulullah . Kader dakwah harus tegar Akh dalam menghadapi ini semua.”

“Subhanallah. Luar biasa akh. Ana bersyukur punya saudara seperti antum. Syukron Akh.”

“Afwan. Inilah pentingnya kekuatan ukhuwah Akh. Oh iya, di Masjid Kampus sore ini ada kajian dengan Ustadz Rachman tentang Al Ghozwul Fikri. Datang ya Akh!”

“Insya Allah, nanti ana jarkomkan juga ke tiap angkatan Akh.”

“Sip.”

***

Jika kebetulan kalian bertanya kepada setiap mahasiswa di Kampus ini, bisa dipastikan jika mereka pasti selalu menerima jarkom sms terkait kajian yang diadakan Kelompok Studi Islam (KSI). Tapi, bisa dipastikan jika hanya 1 atau 2 bahkan mungkin tidak ada mahasiswa Muslim di luar anggota KSI yang mau berhadir. Hingga akhirnya terciptalah sebutan 4L (Loe Lagi Loe Lagi) untuk mereka para Ikhwan dan Akhwat yang rutin datang. Fenomena ini bukan rekaan, murni tanpa skenario.

***

Kulangkahkan kaki memasuki masjid kampus.

Sungguh sejuk mesjid ini. Angin sepoi-sepoi berembus, membuat aku lupa akan kejadian tadi pagi. Dengan saksama kudengarkan ceramah oleh Ustadz Rachman.

“Ikhwah Fillah, Al Ghozwul Fikri artinya perang pemikiran. Metodenya sekarang adalah 3F, Food, Fashion, dan Fun. Berhati-hatilah wahai Ikhwah Fillah.”

“Luar biasa usatadz ini.” batinku.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 18.00 WITA, kajian pun berakhir.

Kunyalakan mesin motorku. Kutancap gas menuju rumah kontrakan yang letaknya cukup jauh dari kampusku. Di tengah perjalanan, aku berpapasan dengan seorang lelaki tua yang bersepeda di pinggir jalan. Kuturunkan kecepatan hingga 20 km/jam. Kulihat lewat spion, siapakah lelaki itu, rasa-rasanya aku kenal. Benar saja. Pak Jarno rupanya, satpam yang biasa bertugas membuka dan menutup seluruh gedung di Kampus, pernah juga kulihat beliau membersihkan ruangan. Kemudian aku berlalu, moodku enggan menegur beliau.

***

”Baiklah kita akhiri majelis ilmu ini dengan mengucap hamdalah, istighfar, dan doa kifaratul majelis”

“Subhaanakalloohumma wa bihamdika ayhadu allaa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuilaik”

Tiba-tiba seorang akhwat mengagetkanku. “Akh, kami ijin duluan soalnya takut pulangnya magrib.”

“Tafadhol Ukh.” jawabku tegas.

Satu per satu ikhwah meninggalkan ruangan. Aku tertinggal sendiri karena harus menyelesaikan amanah sebagai koor perlengkapan. Dengan sigap kurapikan kursi-kursi, kusimpan LCD dan laptop, kumatikan AC, kemudian aku beranjak keluar. Alangkah terkejutnya saat aku berpaling usai menutup pintu.

“Pak Jarno.” spontan aku menyapa.

“Udah selesai nak acaranya?” sahut Pak Jarno.

“Alhamdulillah sudah Pak.”

“AC dan kursi di dalam?”

“Oh, sudah Pak tadi saya bereskan.”

Pak Jarno sejenak diam. Kemudian berkata “Makasih nak, Bapak udah dibantu.”

“Wah, Bapak ini kayak apa aja, memang sudah tugas saya Pak. He he he.”

“Enggak nak, ini memang menjadi tugas saya.” Pak Jarno tersenyum.

Ku balas senyum beliau. Kemudian aku teringat, ada sisa konsumsi 1 nasi kotak. Kuserahkan saja kepada beliau pikirku.

“Ini buat bapak.”

“Wah gak usah repot-repot, buat kamu aja.”

“Ambillah Pak, ini rezeki untuk Bapak.”

Pak Jarno langsung mengambil seraya berkata “Makasih Nak. Boleh aku tahu siapa namamu?”

“Saya Rija, Pak”

Itulah sekilas perkenalan dengan Pak Jarno. Bukan siapa-siapa. Bukan orang istimewa setingkat Pak Nurdin. Namun sejak saat itu, tiap kali kami berpapasan, selalu saling tegur dan sapa. Parah juga, aku yang sudah hampir 2 tahun di kampus ini, baru sekarang berkenalan dengan beliau.

***

Sore hari, seusai pulang Syuro. Aku bermaksud mengambil titipan di pos satpam. Ada Pak Jarno tentunya. Tiba-tiba beliau langsung bertanya.

“Ja, boleh bapak nanya sesuatu?”

Sontak aku kaget. Kali ini Pak Jarno begitu serius. “Iya Pak, silakan.” jawabku.

“Nak, bapak percaya kalau kamu bukan pengikut aliran macam-macam dan sebagainya. Iya kan?”

Deg. Penyataan sekaligus pertanyaan ini seolah menghantam dadaku.

“Eh, iya pak, memangnya ada apa Pak?” aku balik bertanya.

“Entah mengapa nak, ada saja yang berpikiran negatif dengan aktivitas kalian. Mungkin.., karena kalian nampak begitu sibuk dengan berbagai aktivitas.”

“Begini Pak, insya Allah yang kami lakukan ini murni untuk menolong Agama Allah, menegakkan syariat untuk mewujudkan kampus serta masyarakat yang madani, Pak.” tuturku singkat.

***

Kini aku lebih akrab dengan Pak Jarno dan beberapa satpam serta cleaning service lainnya. Dari merekalah, aku mengetahui unek-unek mereka selama ini dengan mahasiswa. Kekesalan saat ada beberapa mahasiswa yang kurang bertanggung jawab, berbicara kurang sopan, kadang suka memerintah, dan selalu minta dilayani. Termasuk beberapa pandangan mereka mengenai aktivis kampus.

“Kalau menurut bapak, aktivis itu memang terlihat eksklusif di mata masyarakat. Wong penampilannya saja udah sangat beda. Yang laki kumpulnya sama laki, yang wanitanya gak mau kalau berjabat tangan dengan laki-laki.” Pak Jarno berurai panjang lebar.

“Saya minta maaf sebelumnya Pak. Untuk soal pakaian atau mungkin tingkah laku kami selama ini. Bukannya kami ingin tampil berbeda dengan orang kebanyakan Pak, tetapi apa yang kami lakukan ini semata-mata memang sudah kewajiban yang tercantum di dalam Al-Qur`an.” tanggapku dengan lembut.

“Iya nak, untuk itu bapak setuju. Gini aja pesan Bapak…” Pak Jarno sesaat terdiam.

“Cobalah sedikit lebih peka nak!”

Jlebbb. Aku terdiam. Sungguh dalam kata-kata beliau.

Hening sejenak.

Tiba-tiba selintas ide muncul, berputar-putar dibenakku.

***

# ide apakah itu? karena cerpennya gak menang, jadinya gak dilanjutin deh, biar pembaca penasaran, hahaha :D

Read More......

Softdrink dan Masalah pada Otot

Salam super! Memasuki bulan ke-10, HIMA PSPD berharap agar rekan mahasiswa semakin optimis dan sehat.

Softdrink, cola, atau minuman bersoda pasti sudah tak asing lagi bagi kita. Tak sedikit rekan mahasiswa yang memilih minum softdrink saat berkumpul seusai kuliah atau sekedar nongkrong di sebuah tempat makanfastfood misalnya.

Para ahli memperingatkan, minum terlalu banyak softdrink dapat menyebabkan penurunan kadar kalium atau yang disebut hipokalemia. Apakah hipokalemia itu? Konsentrasi kalium ekstrasel normalnya diatur dengan tepat kira-kira 4,2 mEq/L, jarang sekali naik atau turun lebih dari 0,3 mEq/L. Nah, pengaturan yang tepat ini sangatlah penting karena banyak sekali fungsi sel yang sensitif terhadap perubahan konsentrasi kalium ekstrasel ini. Ternyata sel kita kalau sudah sensitif lebih bahaya daripada mahasiswa yang sedang galau. Contoh: kalau kelebihan konsentrasi kalium ekstrasel (hiperkalemia) bisa mengakibatkan henti jantung, bahaya kan! Begitu juga kalau kehilangan sedikit kalium ekstrasel dapat menyebabkan hipokalemia yang tak kalah bahayanya apabila tidak ada respon kompensasi yang cepat dan tepat.

Sebuah studi menemukan penurunan kadar kalium dapat menyebabkan masalah pada fungsi otot yang vital, berupa kelemahan ringan atau lumpuh sementara. Studi kasus yang dijelaskan di International Journal of Clinical Practice edisi Juni 2009, mengatakan "Kita yanglebih banyak minum softdrink dibandingkan sebelumnya, akan mendapatkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk masalah gigi, demineralisasi tulang dan pengembangan sindroma metabolik dan diabetes”.

Ada banyak bukti bahwa konsumsi cola berlebihan mengarah ke hipokalemia. Dr. Elisaf mengatakan tiga bahan paling umum dalam cola yaitu glukosa, fruktosa dan kafein, dapat memberikan kontribusi pada hipokalemia. Peran masing-masing bahan dalam patofisiologi hipokalemia yang diinduksi cola belum ditentukan dan mungkin berbeda untuk setiap individu. Namun demikian, dalam sebagian besar kasus yang dikaji, kafein diperkirakan memainkan peran yang paling penting. Namun demikian, meskipun produk cola bebas kafein, masih pula dapat menyebabkan hipokalemia karena kandungan fruktosanya dapat menyebabkan diare," kata dr. Elisaf. (NFA).

Bagaimana sobat mahasiswa? Mari kita kurangi atau mungkin tinggalkan sama sekali yang namanyasoftdrink. Mahasiswa harus hidup sehat. Selama kita beraktivitas, bahkan tidur sekalipun, sel tubuh kita tidakpernah berhenti bekerja, metabolisme sel-sel terus berjalan dan air dalam tubuh membantu sel-sel bekerja. Jadi, mari kita bantu sel dengan mengonsumsi air putih 8 gelas perhari. Tahukah sobat? Dalam proses tumbuh kembang, berat fetus 90% terdiri dari air, pada bayi baru lahir 70-80%, sedangkan pada orang dewasa 50% (IKA FKUI). Otak dan darah adalah organ yang memiliki kandungan air paling tinggi. Wah, betapa pentingnya air! Mari minum air tapi jangan sembarang air, lalu, air yang seperti apakah? Ah, mahasiswa pasti sudahmengetahui syarat air yang sehat. Selamat minum air untuk selamatkan 100 trilyun sel tubuh! WASAKA!

Oleh: mahasiswi smt 5 yg memikirkan KTI

Read More......

memori sahabat





"sahabat itu adalah tempatmu berbagi karena engkau takkan bisa hidup sendiri" aku sayang kalian teman-teman ^^

sahabat akan selalu mengerti walau tingkah lakumu kadang tak pas di hati. Maaf kalau selama ini terlalu lambat, kadang langsung blak-blakan, atau gimana yaa teman^^

all for one! one for all

semangat! kita pasti bisa! mari kita berusaha dan jangan lupa berdoa^^

Read More......

KAGUM sama BEDAH dan ORTHOPEDI

Saya kagum sama semua dosen-dosen saya :D tapi yang paling saya kagumi ada 3 bidang:

1. Forensik. Saya kagum dengan semua dosennya. Alasan pertama, saya kagum dengan seorang dokter forensik yang sangat cerdas, berwibawa, aktif sekali berorganisasi, beliau juga dai, sempurna menurut saya :). Kedua, seorang dosen yang kalau sudah menjelaskan anatomi, cepat sekali, beliau hapal, sangat hapal, anklin aja kalah sama beliau, subhanallah.

2. IPD. Saya kagum dengan seorang dosen, karena sifat beliau yang kebapakan, wajah beliau yang teduh, membuat saya tak ingin melewatkan kuliah barang semenit pun, dan satu hal lagi, beliau sangat lembut, saya suka pokoknya :)

3. Bedah dan Orthoped. Saya kagum dengan beberapa dosennya, karena beliau-beliau benar-benar enak banget menjelaskan, gak terpaku pada slide, beliau begitu menguasai materi. Selain itu, beliau gagah dan bersemangat :)

Kutipan kuliah hari ini yang saya suka:
"tidak ada orang pintar dan orang bodoh! yang ada hanya orang RAJIN dan orang malas! karena setiap orang memiliki potensi"

"jadilah dokter yang baik! jika salah/ terlambat menterapi, hanya 2 pilihan: pasien cacat atau meninggal"

Kutipan terakhir:
"selamatkanlah teman sejawat anda!"
hahahahhahahahha :D ada ada sajaaaa

#tulisan yang saya bold adalah inti pesan penting yang mau disampaikan.

Read More......

Rabu, 28 September 2011

untitled

Saya adalah orang yang gak bisa marah. Kecuali perbuatan itu keterlaluan,melibatkan harga diri dan keluarga,baru saya akan marah.
Saya gak marah tapi saya kecewa jika tanggung jawab yang dibebankan kepada saya tidak maksimal. Saya bukan orang yang perfeksionis,sangat bukan. Tapi saya selalu berusaha menjalankan tugas saya dengan maksimal (misal: sebagai penanggung jawab, sekretaris, koor)
Satu hal yang tidak saya suka adalah jika orang mencela. Tidak mencela saya memang,tidak ada yang menyalahkan saya. Tapi,mengatakan kecewa atas hal yang saya tanggungjawabi.
Saya tak akan menyalahkan siapa pun. Ini memang di luar rencana. Alloh sudah mengatur semuanya. Saya yakin itu. Alloh punya rencana indah. Alloh ingin memberikan pahala kebaikan jika aku tidak marah, tidak kecewa, dan bisa bersabar. Bukan hanya untuk saya, Alloh juga akan memberi kesempatan bonus pahala untuk yang lain yang bisa bersabar.
Sungguh nikmat. Islam memberikan solusi atas semua yang terjadi.

Oke. Saya menulis untuk mengeluarkan unek unek ini. Maaf sebelumnya. Karena prinsip saya dalam bekerja adalah memberikan manfaat dan membuat orang lain merasa bahagia. Prinsip ini penting untuk cita cita saya menjadi dokter, dosen, dan kepala meu/dirut rs.

Salam juang!

Read More......

Minggu, 04 September 2011

sabtu 3 september 2011 pukul 10.30

:) tersenyumlah. Lanjutkan perjuangan anda! sejauh ini begitu membanggakan. Biarkan menjadi salah satu motivasi untuk saya!

Read More......